Kolose 3:12
Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemah lembutan dan kesabaran.
Kolose 3:12
Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemah lembutan dan kesabaran.
Three best friends who met in highschool
and happen to share the same hobbies and interests.
Now apart from each other, entering the world of University
and each reaching their personal dreams;
Chiya to be a public health
Rui as an animator
Isu in physiotherapy.
Even so, one dream ties them in such a bond of friendship,
one dream to sing, one dream to be

Fanfic Yamada Ryosuke w/ OC [Nakayama Yuko]
Others : Chinen Yuri, Nakajima Yuto, Irie Rui
Author : Isu
[Kring…] Bel tanda istirahat sudah dibunyikan. Anak kelas 3-B pun segera keluar mengosongkan kelas menuju ke kantin sekolah. Ya, ini lah Horikoshi Gakuen. Sekolah nan mewah dan berisi orang-orang yang terjun ke dalam dunia entertainment. Yamada Ryosuke adalah orang yang sudah sangat dikenal di Jepang. Banyak orang yang menggagumi dirinya sebagai entertainer sejati. Jago nyanyi, nari, bahkan kemampuan beraktingnya pun tidak usah diragukan lagi. Tapi ada sesuatu yang benar-benar menjadi passion dalam dirinya.. Dance.
***
[Still-Arashi] Lantunan lagu arashi menandakan adanya telepon dari Senpai Yun di klub yang ia ikuti di sekolahnya. Ia harus segera datang ke tempat klub nya. Karena ada sesuatu yang akan diumumkan.Yun adalah nama kecil dari Yuko.Yun hanya seorang perempuan biasa yang sedang mempersiapkan kelulusannya. Disamping terkenal sebagai “Si Jenius” di sekolahnya, ia juga terkenal karena klub yang ia ikuti. Yup. Dance Club.
***
“Aku ingin ikut lomba itu” Yamada menunjuk selebaran pada papan pengumuman
“Kita sudah mau ujian, Yama-chan” Chinen Yuri mengingatkan sahabat karibnya itu
Iya..Benar juga.. tapi aku ingin sekali mengikuti lomba itu. Aku ingin dipandang sebagai the real dancer bukan sekedar entertainer.. pikir yamada dalam hati.
“Yama-chan?” Chinen mengamati Yamada yang terdiam mengamati poster lomba tersebut
“Ah~ Gomen.Chii benar. Kita sudah mau ujian. Kita harus berjuang bersama! Ganbarimashou Chii..”
“Hai! Ganbarimashou J” Chinen mengangkat tangan nya yang langsung disambut oleh Yamada
Aku tetap ingin ikut lomba itu. Tapi bagaimana dengan ujianku? ARRRGH. Aku bingung. Yamada terus memikirkan kedua hal ini. Manakah yang lebih penting? Persiapan untuk ujian akhir atau menyalurkan passion nya?
Hingga akhirnya Ia memutuskan…
Okay, aku putuskan untuk diam-diam ikut lomba dance itu. Yup. Mulai sekrang aku harus latihan.. disamping itu aku juga harus belajar agar aku bisa lulus.. Hai! Ganbarimasu..!
***
Senpai menjelaskan pengumuman yang membuat mata Yun benar benar membesar dan tercengang luar biasa. Yun terpilih sebagai orang yang akan mewakili sekolahnya untuk mengikuti national high school dance competition!
“Your dreams come true, Yun” Irie Rui menepuk pundak sahabatnya dengan lembut.
“Maji de?” Yun masih tidak percaya.
“Maji da yo ^-^”
Kali ini aku harus berjuang keras. Ini impian ku sejak dulu. Aku akan melakukan yang terbaik. Hai! Ganbarimasu..!
***
Akhirnya Yamada dan Yun mendaftar untuk mengkuti dance competition tersebut. Yamada memakai pakaian yang tidak mencolok supaya tidak ada yang menyadari bahwa Yamada Ryosuke sedang mendaftar lomba dance. Begitu juga dengan Yun. Namun beda dengan Yamada. Yun hanya berpenampilan simple karena memang tidak ada yang perlu ditonjolkan dari penampilan gadis manis ini.
“Ini formulirnya..Silahkan diisi disebelah sana. Kalau sudah selesai bisa anda kembalikan ke sini kembali..” kata seorang panitia sambil memberikan selembar formulir.
“Arigatou gozaimasu..”
Yamada langsung mencari tempat duduk untuk mengisi formulir tersebut. Hmmh.. aku harus mengisi namaku dengan nama apa? Tidak mungkin aku menggunakan nama asliku. Nishida Arata. Ya aku akan menggunakan nama itu.
Entah nama itu berasal darimana. Tapi nama itu lah yang akhirnya ia pakai untuk pendaftaran lomba tersebut. Setelah mengumpulkan formulir Yamada segera pulang kerumah, dia tidak lupa dengan janjinya untuk mempersiapkan ujian akhirnya dengan baik.
“Kalau boleh tau nama peserta yang barusan siapa yah?” Yun penasaran dengan sosok yang baru saja meninggalkan meja pendaftaran
“Yang tadi yah? Hmmh.. Tunggu sebentar. Nama anak tadi Nishida Arata.” Jawab panitia yang tadi mengurusi pendaftaran Yamada
“Ah souka..” Nishida Arata? Tapi sepertinya aku kenal dengan sosoknya namun kalau mendengar dari namanya aku yakin belum pernah mendengar nama itu. Ah sudahlah~ yang perlu ku tau, dia salah satu sainganku.
***
[Kring…] Tanda bel pulang sekolah berbunyi. Yamada segera membereskan barang bawaannya dan “Bye Chii. Aku pulang duluan yah. Jaa na~!” pamit Yamada seperti terburu-buru
“Ya–ma.. hah~ padahal aku ingin pulang bareng.” Chii kecewa dengan sahabatnya yang akhir-akhir ini selalu pulang cepat sesuai bel sekolah berakhir dibunyikan.
“Chii masih bisa pulang bersama ku kok J” Nakajima Yuto menawarkan untuk pulang bersama.
“un J ikou~!” sahut Chii cepat.
***
Yun selalu melatih dance nya di tempat klubnya. Seusai sekolah ia langsung ke klub untuk berlatih. Ia belajar melenturkan badannya demi menghasilkan kesempurnaan dari tariannya.
“Awwe~ Ittai!”
Kaki Yun terkilir saat ia berusaha memutar kaki nya seperti perpaduan balet dan street style. Competition tinggal sebentar lagi, aku tidak boleh berhenti sampai disini. Yun terus berusaha semaksimal yang ia bisa. Setiap hari ia berlatih hingga malam menjelang. Tak kenal kata menyerah dan terus berjuang.
***
Dilain tempat Yamada juga berusaha keras untuk memberikan yang terbaik. Ia membuat banyak gerakan baru perpaduan dari apa yang pernah dia pelajari selama mengikuti Johnny’s Entertainment.
“ichi, ni, san.. ichi, ni, sa–.. aaa. Chigau!” Yamada terus melatih gerakan gerakan baru tersebut agar lebih sempurna.Tiba-tiba..
“Ganbatte Yama-chan!”
Yamada kaget luar biasa menemukan Chinen berdiri di depan pintu kamar.
“CHII…? hmmmh. Sejak kapan kau berdiri disitu?”
“Belum lama kok. Mungkin sekitar setengah jam yang lalu. J”
“SETENGAH JAM…? Dan kau hanya berdiri disitu?”
“ternyata Yama-chan sangat serius untuk lomba itu yah? Bahkan kehadiranku saja tidak kau sadar..haha”
“Gomen Chii.. Aku.. Aku.. aku hanya membuktikan bahwa aku adalah the real dancer.”
“Wakkatta J Ne, ganbare Yama-chan! Kalau kamu butuh bantuan ku mengajarimu untuk ujian akhir, aku siap membantu kok” kata Chii tulus
“Arigatou Chii” Yamada langsung memeluk erat Chii
***
Dance Competition tinggal dua hari lagi.
Baik Yamada maupun Yun semakin giat untuk memberikan dance terbaik.
Mereka terus memperbaiki dan mengulang gerakan gerakan yang salah atau pun kurang sempurna. Seusai latihan dance, mereka juga tidak lupa dengan kewajiban mereka.
Belajar.
Ujian akhir akan berlangsung tepat seminggu setelah lomba dilaksanakan. Yun dan Yamada harus mengejar ketertinggalan mereka.Mungkin bagi Yun ini tidak terlalu sulit, tapi berbeda dengan Yamada. Ia benar-benar membutuhkan sosok Chinen agar mengerti bahan pelajaran yang tidak dia pahami.
***
Dance Competition day’s…
“YOSH! GANBARIMASU!” Yamada berteriak menyemangati dirinya sendiri
“I WILL DO MY BEST!” Begitu pula dengan Yun.
[mari kita sambut peserta dengan nomer urut 3 atas nama Nishida Arata, douzo!]
Yes! Aku akan lakukan yang terbaik! Hwaiting (good luck in korean, red.)
Lalu Yamada maju ke panggung dengan penuh percaya diri.
Saat musik sudah dimainkan, pesona Yamada memang tidak bisa dihindarkan. Banyak penonton yang speechless dan dengan seksama memperhatikan gerakan Yamada.benar-benar lincah dan keren.
Nishida Arata? Lelaki itu kan yang waktu pendafataran, tepat berada di depan ku. Ternyata.. dia sangat hebat.. wah saingan ku kali ini lumayan berat. Yun senang sekaligus sedikit takut karena mendapat saingan yang setara atau bahkan melebihi dia.
“Un! Ganbarimasu!” Yun menyemangati dirinya dalam hati setelah mengagguumi performance Nishida dari backstage.
***
[Next is, Nakayama Yuko..Douzo~!]
YOSHA~~~!
Lampu stage diredupkan. Yun sudah siap ditengah-tengah stage dan lampu dari sudut kanan dinyalakan menyenter posisi Yun berdiri. Musik mengiringi solo dance Yun. Lampu di sebelah kiri pun dinyalakan. Kini Yun sudah seperti dancer profesional yang sedang menari diatas panggung.
Nakayama Yuko? Apa dia dancer pro juga? Tapi rasanya aku belum pernah melihat dia.. harus ku akui. Dia hebat. Baik Yamada maupun Yun mereka saling mengaggumi satu sama lain. Namun di dalam hati mereka.
Tinggal sedikit lagi..Aku harus melakukan ending yang sempurna. Yun melakukan gerakan yang pernah membuat kakinya terilir. Tapi kali ini
[prook..prook..prook..] suara tepuk tangan dan standing applause pun diberikan.
Aku berhasil..Yatta!!
“Su-goi..” Yamada benar benar melihat jiwa dancer dalam diri gadis ini..
Yun pun kembali ke belakang panggung. Disana Yun mendapat pujian dari peserta lain dan staff.
“Omedetou! Gerakan terakhirmu benar-benar membuatku terpukau.” Ucap Yamada sambil menyalam Yun.
“Arigatou gozaimasu, Nishida kun!” jawab Yun
“Nishida?” Yamada lupa akan nama samarannya.
“Namamu Nishida Arata bukan?” tanya Yun sambil mengamati mata Yamada. Walaupun parasnya tertutup oleh topi biru nya, tapi Yun mengenal betul dengan sosok ini. Sosok yang ia idolakan sejak dulu. Salah satu penginspirasinya untuk menari.
“Ah– Sou.Hai. Boku wa Nishida Arata.” Balas Yamada dengan senyuman khasnya..
“KAU!? KAU—–KAU YAMADA RYOSUKE KAN!!!”
Yun ingat betul senyum orang yang ada didepannya tersebut.
“ssssstttt!” Yamada langsung menutup mulut Yun.
“Mohon jangan beritahu siapa siapa sampai kompetisi ini selesai. Aku ingin mengikuti kompetisi ini dengan fair. Apalagi setelah ku tau kini aku punya saingan seperti mu.” Lanjut Yamada sambil melepas tangannya dari mulut Yun
Yun hanya mengaggukan kepalanya. Ia masih speechless. Orang yang menginspirasi dirinya selama ini untuk menari sekarang sedang berdiri di depannya.
“Hey. Kenapa diam saja? Namamu Nakayama Yuko kan? Yoroshiku..” Kata Yamada sambil membungkukan badannya.
“Hai. Yoroshiku ne. Ano~ panggil Yun saja..” Yun masih senang campur tak percaya dengan apa yang terjadi pada dirinya saat ini.
***
Akhirnya mereka mengambil tempat yang lumayan jauh dari peserta lain. Dengan maksud agar identitas Yamada tidak ketahuan. Setidaknya, hingga kompetisi ini berakhir.
“Mengapa kau mengkuti kompetisi ini? Kau sudah menjadi dancer yang profesional. Lagipula kau juga sudah terkenal. Apalagi yang kau cari, Yamada kun?” begitu banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh Yun. Dia benar benar tak habis pikir mengapa seorang Yamada Ryosuke mau ikut kompetisi seperti ini
“Aku hanya ingin menjadi the real dancer dengan pengakuan yang sah. J”
Jawabannya meyakinkan ku bahwa aku tidak salah memilih nya sebagai idola ku.
“Yun chan?”
“Hai hai.Gomen. Aku hanya sedang–”
[diharapkan seluruh peserta maju ke depan panggung, karena akan segera di umumkan pemenang national dance competition]
“Aa~ kita sudah dipanggil ayo kepanggung. Ikou!” potong Yamada sambil menarik tangan Yun.
Tangan ku dipegang >< kyaaaa~ “Un.”
***
[pemenang national dance competition tahun ini sangat susah.. Ada 2 orang yang memperoleh nilai sangat tipis. Namun kami harus memilih salah satunya. Dan~ pemenang National Dance Competition tahun ini adalah….]
Semua peserta saling berpegangan tangan. Yamada pun dapat merasakan atmosfer ketegangan dari peserta lain.
[Pemenang untuk tahun ini dimenangkan oleh…. —-Nakayama Yuko.]
Maji de? Eh? Atashi wa? Yun benar benar shock.
“O-me-de-tou! b^o^d” Yamada mengacungkan kedua jempolnya
“Arigatou ne..–Yamada kun (sambil mengecilkan suaranya)”
“hai ^^”
***
Sebenarnya Yamada sedikit kecewa dengan hasil yang ada. Namun bukan itu tujuan utamanya. Yamada hanya ingin menjadi the real dancer yang dapat diakui oleh semua orang. Dan memperoleh juara kedua bukanlah suatu hal yang buruk
***
“Tadaima~”
“Okaeri, Ryosuke J” nee-chan yang baru pulang dari tempat kerja menyambut kehadiran adiknya yang terlihat sangat capek.
“aaa~ tsukareta..”
“Kau abis darimana? Wajahmu terlihat sangat cape.”
“Iya aku habis dance tadi..”
“ah sou sou. Istirahat sana.” Nee chan tidak tahu masalah kompetisi ini, ia mengira Yamada habis latihan dance dari Jimusho.
“Hai.”
***
[Kring..] Bel istirahat dibunyikan..
“Bagaimana hasilnya?” Chinen bertanya dengan semangatnya
“Aku tidak mendapat juara pertama.. J tapi aku senang sudah melakukan yang terbaik. Lagipula aku memang pantas mendapat posisi itu.” Jawab Yamada mengingat akan dance Yun.
“Ah Souka.. Maaf aku tidak bisa datang kemarin. Aku harus mem—”
“ii yo. ayo kita ke kantin”
“ikou!”
Hah..yokatta! Aku sudah melakukan yang terbaik. Sekarang tinggal satu lagi. Aku harus lulus! GANBARIMASU~!
***
Seluruh anak kelas 3 SMA di Jepang sedang mempersiapkan ujian mereka untuk kelulusan. Tak terkecuali para entertainer termasuk Yamada.
Dia sudah belajar dengan keras. Kali ini Yamada tidak hanya belajar setengah jam sebelum masuk sekolah tapi ia sudah mempersiapkan dari hari hari sebelumnya.
Hari ini adalah penentuannya.
Ganbarimasu! LET’S FIGHT!